Gejala ciri tanda sakit batu ginjal – Batu ginjal memiliki gejala, ciri, serta tanda-tanda yang sangat luas dan bervariasi. Gejala yang bervariasi ini disebabkan banyak faktor yang mempengaruhi timbulnya gejala.

Oleh karena itu, diharapakan Anda selalu aware apakah ada tidaknya batu ginjal (atau kencing batu) di dalam tubuh Anda. Batu ginjal jauh lebih mudah ditangani jika ukurannya kecil.

Baca juga : Obat batu ginjal di apotik

Gejala ciri tanda batu ginjal
Infografis mengenai gejala ciri tanda batu ginjal

Simak beberapa gejala, ciri-ciri, serta tanda-tanda batu ginjal

Keluarnya kencing batu adalah salah satu tanda-tanda sakit batu ginjal

Terkadang, tanpa disadari Anda tiba-tiba mengeluarkan serpihan batu atau pasir-pasir saat kencing (istilah dalam bahasa inggrisnya adalah passing stone). Keluarnya kencing batu berupakan tanda-tanda batu ginjal.

Batu yang keluar saat kencing tersebut biasanya adalah pecahan-pecahan batu yang secara tidak sengaja luruh akibat aliran kencing. Terkadang, batu induknya dengan ukuran yang lebih besar belum keluar.

Kencing batu biasanya disertai dengan gejala sakit pinggang hebat, atau sakit di area penis, atau bahkan terdapat kencing berdarah. Tetapi, bisa juga tidak ada gejala sama sekali dan Anda mendapati bulir-bulir batu atau pasir di kloset Anda.

Segera konsultasikan ke dokter urologi untuk masalah ini. Biasanya Anda perlu dilakukan USG ginjal.

Baca juga : Cara mencegah batu ginjal

Nyeri pinggang tumpul adalah ciri-ciri batu ginjal

Jika anda mengalami nyeri pinggang yang bersifat tumpul, jangan jangan ini adalah gejala batu ginjal. Nyeri pinggang adalah ciri batu ginjal yang paling sering dijumpai. Nyeri pinggang biasanya dirasakan tumpul (artinya cuma rasa pegal tak nyaman di pinggang) baik di pinggang kanan maupun pinggang kiri.

 Berbeda dengan kelainan pada otot atau syaraf, ciri nyeri pinggang yang mengarah ke batu ginjal adalah

  • Nyeri pinggang akibat batu dirasakan terus menerus intensitasnya
  • Intensitas nyeri pinggang tidak dipengaruhi oleh posisi. Jika nyeri pinggang nya muncul akibat perubahan posisi dari berdiri ke duduk, besar kemungkinan nyeri pinggangnya bukan akibat batu ginjal
  • Dapat dirasakan menjalar ke area perut depan. Terkadang bisa juga menjalar ke area pubis atau skrotum (pada laki-laki) dan vagina (pada perempuan)
Nyeri pinggang adalah tanda dan gejala batu ginjal
Nyeri pinggang adalah tanda dan gejala batu ginjal

Kencing berdarah merupakan gejala batu ginjal

Terdapat kencing berdarah disertai dengan nyeri pada pinggang biasanya khas untuk kelainan batu ginjal. Kencing berdarah biasanya samar-samar seperti air perasan daging.

Sangat jarang batu ginjal menyebabkan kencing darah yang berat sampai ada gumpalan darahnya. Kalau Anda mengalami kencing darah sampai bergumpal gumpal darahnya (biasanya saya menyebutnya dengan kencing keluar gumpalan cincau) besar kemungkinan penyakit lain seperti pembesaran prostat atau tumor buli.

Demam disertai dengan sakit pinggang

Salah satu gejala batu ginjal adalah demam. Demam disertai sakit pinggang menandakan adanya infeksi di ginjal Anda. Demam biasanya ditandai dengan suhu tubuh di atas 37,5 derajat celicius.

Infeksi diginjal biasanya disebut dengan pielonefritis. Ginjal dapat terinfeksi jika ginjal tersumbat akibat batu dan menyebabkan pembengkakan ginjal. Adanya aliran urin yang tersumbat disertai batu yang biasanya mengandung kuman menyebabkan Anda mengalami infeksi ginjal.

Adanya infeksi saluran kemih  membuat kuman-kuman di kandung kemih juga memperparah infeksi ginjal akibat batu. Kuman di kandung kemih dapat naik ke ginjal melalui saluran ureter dan menginfeksi ginjal.

Sebelum Anda mengalami demam, tentu Anda ingin menangani batu ginjal ini secara alami.

Air kencing keruh dan berbau sebagai gejala awal batu ginjal

Air kencing yang keruh dan berbau biasanya menandakan terdapat nanah di ginjal Anda. Nanah ini bercampur urin dan keluar saat Anda kencing. Gejala batu ginjal biasanya terdapat kencing keruh dan berbau ini.

Infeksi ginjal akibat batu membuat urin yang keluar akhirnya bercampur kuman-kuman sehingga kencing nya akan keruh dan berbau. Air kencing keruh dan berbau biasanya menandakan infeksi ginjal akibat batu sudah berat

Nyeri pinggang hebat disertai dengan mual muntah dan keringat dingin

Ini biasanya dialami saat ada serpihan batu, atau batu ginjal yang masih kecil mau turun ke saluran ureter. Saluran ureter sangat kecil, yaitu sekitar 7 mm. Ureter adalah saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih. Karena ureter adalah tabung yang sangat kecil, biasnya untuk memaksa batu keluar ureter akan memeras batu sehingga timbullah gejala nyeri pinggang yang sangat hebat.

Terkadang nyeri ini sedemikian hebatnya sehingga disertai dengan gejala mual, muntah dan keringat dingin (biasanya disebut gejala kolik) membuat pasien akhirnya lari ke IGD. Dokter urologi biasanya memberikan obat injeksi penahan rasa sakit untuk meredakan gejala nyeri hebat ini

Nyeri saat kencing

Nyeri saat kencing adalah salah satu gejala batu saluran kemih. Bisa saja ada batu yang dari ginjal turun dan masuk ke kandung kemih dan saat Anda melakukan proses kencing, terdapat rasa nyeri.

Rasa nyeri yang mengarah ke batu adalah rasa nyeri di akhir kencing, khususnya untuk batu kandung kemih. Terkadang rasa nyeri saat kencing ini disertai gejala lain seperti kencing berdarah, atau perasaan tidak tuntas saat kencing.

Anyang-anyangan dan rasa tidak tuntas saat kencing

Gejala anyang-anyangan dan kencing tidak tuntas merupakan salah satu tanda Anda mengalami batu ginjal. Gejala ini bisa muncul bisa karena ada batu yang turun ke daerah ureter dekat kandung kemih, sehingga selalu muncul gejala ingin kencing.

Selain itu, sering kencing bisa akibat efek samping batu ginjal yang membuat kandung kemih Anda mengalami infeksi, atau biasa disebut juga dengan infeksi saluran kemih (ISK).

Jika Anda memiliki salah satu gejala yang dituliskan di atas, jangan sungkan-sungan untuk konsultasi ke dokter urologi. Mengetahui penyakit batu gijal lebih awal tentu akan lebih mudah bagi dokter untuk mengatasi kelaianan yang ada ketimbang batu sudah tumbuh besar dan memenuhi seluruh ginjal.

Selain itu prinsip mencegah lebih baik dari pada mengobati tetap berlaku di sini. Baca juga : Cara mencegah batu ginjal

Salam sehat

dr. Andika Afriansyah, SpU
Founder of drandikauro.id