Ginjal bengkak — Banyak sekali pasien yang melakukan konsultasi dengan membawa hasil pemeriksaan sebelumnya, seperti pemeriksaan ultrasonografi (USG) ataupun CT-scan. Pasien tersebut mengatakan bahwa terdapat pembengkakan di ginjalnya. Sebenarnya apa sih yang terjadi jika seseorang mengalami ginjal bengkak?

Apa itu pembengkakan ginjal?

Istilah pembengkakan ginjal sebenarnya adalah istilah bahasa awam yang digunakan untuk mendeskripsikan istilah medis hydronephrosis. Hydro artinya air, sedangkan nephrosis artinya jaringan ginjal. Jadi pembengkakan ginjal (hydronephrosis) artinya adanya penumpukan cairan urin di ginjal. Anda jangan membayangkan ginjal bengkak itu seperti saat Anda di tonjok atau terluka dan membuat kulit memar-memar. Istilah pembengkakan ginjal di sini mengacu pada urin yang tidak lancar keluar dan menggenang di ginjal

Ginjal bengkak disebabkan karena bendungan di saluran ureter. Pada gambar diatas, ginjal bengkak diakibatkan oleh batu

Anda bayangkan sebuah pipa penyiram rumput yang ujungnya disumbat. Tentu pipa tersebut lama kelamaan akan melar dan menyebabkan penumpukan cairan di dalam pipa. Itulah yang terjadi dengan ginjal yang mengalami pembengkakan.

Fungsi utama saluran kencing adalah membuang limbah dalam bentuk cairan yang beasal dari tubuh. Saluran kencing manusia terdiri dari ginjal, ureter, kandung kencing, dan uretra. Urin terbentuk di dalam ginjal di mana di tempat ini, darah disaring dan dibuang cairan yang sudah mengandung zat sampah. Urin akan tertampung di bagian ginjal yang bernama pelvis. Dari pelvis ini, urin mengalir ke saluran yang lebih kecil yang dinamakan ureter. Ureter mengantarkan urin ke kandung kencing yang berfungsi sebagai tempat penampungan urin yang lama kelamaan terisi dengan kencing. Kandung kencing dapat berkontraksi untuk memompa kencing keluar dari tubuh melalui saluran yang dinamakan uretra. Pembengkakan ginjal terjadi karena adanya sumbatan aliran urin, atau adanya aliran balik urin dari kandung kencing kembali ke pelvis ginjal (ini dinamakan reflux).

Apa gejala dan tanda mengalami pembengkakan ginjal?

Gejala pembengkakan ginjal sangat bervariasi tergantung penyebab dan tingkat sumbatan yang terjadi. Gejala dan tanda pembengkakan ginjal antara lain

  • Tidak bergejala sama sekali pada beberapa kasus
  • Gejala utama adalah nyeri pinggang atau perut dan selangkangan
  • Gangguan kencing seperti sering bolak balik ke kamar mandi, kencing yang tidak lampias, ngompol
  • Mual dan muntah

Apa penyebab dari pembengkakan ginjal?

Pembengkakan ginjal disebabkan oleh berbagai macam penyebab, yaitu antara lain sebagai berikut

  • Batu ginjal
  • Gangguan bawaan lahir (biasanya di deteksi di anak-anak atau saat USG kontrol kehamilan
  • Bekuan darah
  • Jaringan parut (biasanya akibat cedera pasca operasi)
  • Adanya kanker (contohnya kanker kandung kemih, leher rahim, kolon, dan prostat)
  • Pembesaran prostat jinak
  • Kehamilan
  • Infeksi saluran kemih

Bagaimana cara mendiagnosis pembengkakan ginjal?

Biasanya adanya pembengkakan ginjal dideteksi dengan pemeriksaan cukup sederhana yaitu ultrasonografi (USG). Akan tetapi, untuk mencari penyebab pastinya seperti apakah batu atau sumbatan, biasanya diperlukan pemeriksaan yang lebih canggih seperti CT-Scan ataupun MRI.

Selain itu, Dokter Urologi juga dapat melakukan pemeriksaan peneropongan. Alat teropong ini adalah kamera dan sumber cahaya yang disambungkan ke suatu alat untuk melihat kondisi kandung kencing dan ureter Anda.

Selain itu, pemeriksaan darah seperti pemeriksaan fungsi ginjal (ureum dan kreatinin) dan pemeriksaan urin dapat membantu menegakkan diagnosis.

Peneropongan untuk mencari dan mengatasi batu penyebab ginjal bengkak

Bagaimana mengobati pembengkakan ginjal?

Pembengkakan ginjal biasanya diterapi dengan mengatasi penyebabnya. Jika ada batu, batu perlu dipecahkan baik dengan operasi teropong ataupun pembedahan terbuka. Jika ada infeksi, dengan memberikan antibiotik dan mengatasi infeksinya juga menjadi cara mengatasi kelainan ginjal ini. Untuk batu ginjal, jenis terapinya sangat beragam, tergantung ukurannya. Jika kurang dari 5 mm, batu dapat keluar spontan tanpa pembedahan.

Pembengkakan ringan juga dapat diterapi dengan peneropongan dan pemasangan selang yang menghubungan ginjal dengan kandung kencing (selang JJ stent)

JJ stent menghubungkan saluran ginjal dan kandung kemih agar aliran urin menjadi lancar dan mengatasi ginjal bengkak

Jika terjadi pembengkakan yang sangat berat, mengeluarkan kencing yang tertampung di ginjal diperlukan pemasangan selang di pinggang yang dinamakan selang nefrostomi.

Pemasangan selang nefrostomi dari ginjal keluar langsung ke kulit di pinggang adalah salah satu cara mengatasi ginjal gengkak

Kuncinya adalah mengeluarkan sumbatan secepat mungkin sebelum ada kerusakan ginjal permanen.

Jika Anda mengalami pembengkakan ginjal, segera konsultasikan ke Dokter Urologi terdekat


Salam sehat


dr. Andika Afriansyah, SpUDokter Urologi Bekasi (RS Tiara dan RS Mitra Keluarga Bekasi Timur)Dokter Urologi Jakarta (RS Persahabatan)