Obat batu ginjal di apotik – Batu ginjal menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup sering ditemui di masyarakat. Bahkan, salah satu operasi terbanyak saya sebagai Dokter Urologi adalah operasi batu ginjal. Kok bisa sebanyak itu orang terkena batu ginjal?

Perlu kamu ketahui, Indonesia masuk ke dalam daerah yang dinamakan stone belt (stone = batu, dan belt = sabuk). Ada beberapa tempat di dunia ini yang dilewati si stone belt ini, dan salah satunya adalah negara tercinta kita, Indonesia.

Obat batu ginjal di apotik
Obat batu ginjal di apotik bermacam-macam. Ada yang memang khusus untuk batu ginjal, ada yang hanya menghilangkan gejala saja

Jadi, sudah tahu kan kenapa batu ginjal tidak habis-habis di negara kita berapapun banyaknya dokter urologi yang melakukan tindakan operasi batu ginjal

Dari pada Anda mengkonsumsi obat-obatan di bawah ini, mending belajar cara mengobati batu ginjal secara alami

Terapi batu ginjal sangat banyak, mulai dari hanya disuruh minum banyak hingga harus tindakan operasi. Macam-macam operasinya pun juga banyak, mulai dari tembak batu ginjal tanpa operasi, tindakan peneropongan untuk pemecahan batu (artinya tak ada luka sama sekali di kulit), hingga operasi terbuka yang sayatan di kulit bisa sampai 10 – 15 cm.

Simak beberapa obat di apotik yang sering diresepkan dokter urologi untuk menangani batu ginja. Tentu sebelum membeli obat-obat ini sendiri, kamu wajib konsultasi dulu dengan dokter urologi di sekitar kamu agar terapi obatnya tepat

Obat batu ginjal bernama allopurinol

Allopurinol obat batu ginjal
Obat batu ginjal bernama allopurinol dalam bantuk tablet

Obat allopurinol ini biasa digunakan untuk pengobatan asam urat. Seperti sebelumnya pernah diceritakan di salah satu tulisan saya (penyebab batu ginjal) bahwa salah satu penyebab batu ginjal adalah tingginya asam urat.

Biasanya jenis batu yang terbentuk adalah batu jenis asam urat. Alopurinol diketahui bisa memantu meluruhkan batu ginjal jenis asam urat dan membantu mencegah kambuhnya asam urat.

Sediaan obat allopurinol untuk obat batu ginjal

Allopurinol tersedia dalam bentuk tablet. Satu tablet allopurinol berisikan 100 mg dan 300 mg

Dosis obat allopurinol untuk obat batu ginjal

Dosis penggunaan obat allopurinol sangat berfariasi. Dosis biasanya tergantung pertimbangan dokter. Dokter akan mempertimbangkan berapa kadar asam urat Anda, dan berapa pH urin Anda.

Dosis awal biasanya diberikan 100 – 300 mg/ hari (artinya anda akan meminum obat ini 3 x 1 tablet). Tetapi dalam kondisi yang cukup berat dapat diberikan hingga 900 mg (9 tablet sehari).

Anda perlu berkonsultasi dengan dokter urologi untuk menentukan dosis yang tepat

Kontraindikasi obat allopurinol untuk obat batu ginjal

Obat ini tak boleh diberikan jika Anda memiliki riwayat alergi obat allopurinol sebelumnya. Selain itu obat ini juga tak boleh jika Anda mengalami serangan asam urat akut, artinya Anda sedang mengalami nyeri hebat di sendi-sendi Anda

Efek samping obat allopurinol untuk obat batu ginjal

Meskipun obat ini terbilang jarang memberikan efek samping, beberapa efek samping yang dapat dijumpai adalah

  • Rasa mengantuk
  • Gatal di tubuh
  • Meningkatnya fungsi liver Anda
  • Mual, muntah, dan diare
  • Sakit kepala
  • Perubahan rasa indra pengecapan (lidahh)

Obat allopurinol paten untuk obat batu ginjal

Obat allopurinol tersedia dengan merk bermacam macam, antara lain : pritanol, isoric, sinoric, omeric, tylonic, nilapur

Obat batu ginjal bernama harnal (salah satu contoh obat golongan penghambat alfa di apotik)

harnal sebagai obat batu ginjal
Harnal sebagai obat batu ginjal di apotik. Satu tablet mengandung 0,4 mg

Obat golongan penghambat alfa ini berguna untuk membantu melebarkan saluran ureter. Anda tampaknya tak perlu terlalu mengerti hal yang terlalu teknis mengapa obat ini dinamakan penghambat alfa. Harnal adalah obat batu ginjal di apotik

Yang pasti dan perlu Anda ketahui bahwa dokter urologi meresepkan obat ini agar saluran ureter Anda melebar. Jika saluran ureter melebar, tentu kemungkinan untuk batu ginjal lewat secara spontan lebih besar. Dengan banyak minum, diharapkan batu ginjal tersebut dapat lewat sendiri secara spontan.

Sediaan obat harnal untuk obat batu ginjal

Obat harnal tersedia dalam dua bentuk. Ada yang 1 tabletnya menandung 0,2 mg / tabletnya ada yang mengandung 0,4 mg / tabletnya

Dosis obat harnal untuk obat batu ginjal

Biasanya obat harnal digunakan untuk melebarkan saluran ureter digunakan dalam dosis 1 x 0,4 mg (1 x 1 tablet). Menurunkan pedoman penatalaksanaan batu ginjal yang dikeluarkan ikatan ahli urologi indonesia (IAUI) obat ini bermanfaat unutuk batu ukuran kecil yaitu di bawah 7 mm dan terletak di saluran ureter bagian ujung

Kontraindikasi obat harnal untuk obat batu ginjal

Obat harnal tak boleh diberikan jika kamu mengalami gangguan fungsi ginjal, ada ganggua hati. Selain itu jika Anda mengkonsumsi Verdenafil, obat ini tak boleh digunakan bersamaan.

Efek samping obat harnal untuk obat batu ginjal

Pada umumnya efek samping obat ini tak terlalu banyak. Tetapi bagi orang yang sensitif dapat mengalami.  Anda harus berhati-hati jika berubah posisi dari duduk ke berdiri karena dapat membuat anda pusing keliyengan.

Jika dari posisi tiduran, dan Anda ingin berdiri, kalau bisa duduk dulu.

Selain itu efek samping harnal yang lain adalah

  • Pusing keliyengan jika bangun tiba-tiba (sebagai tanda hipotensi/ tekanan darah rendah)
  • Ejakulasi yang jumlah nya jadi sedikit (ejakulasinya kembali ke kandung kencing)
  • Gatal di kulit jika Anda ada alergi
  • Lemas dan ada perasaan mengantuk
  • Sakit kepala
  • Nyeri dada
  • Demam
  • Gangguan tidur

Obat harnal merk lain untuk obat batu ginjal yang dijual di apotik

Selain obat harnal ini, ada juga obat golongan penghambat alfa lain yang sering diresepkan, antara lain

  • Silodosin, dengan merk urief
  • Alfuzosin, dengan merk xatral
  • Doxazosin, dengan merk cardura
  • Terazosin, dengan merk hyrin
  • Tamsulosin, dengan merk prostam

Baca juga : cara mencegah batu ginjal

Obat diuretik golongan thiazide sebagai obat batu ginjal

Hydrochlorothiazide obat batu ginjal
Hydrochlorothiazide digunakan sebagai obat batu ginjal khususnya untuk batu kalsium oksalat

Obat diuretik artinya obat yang merangsang kencing Anda menjadi lebih banyak. Jika kencing Anda menjadi lebih banyak, diharapkan batu ginjal menjadi lebih mudah keluar.

Selain itu, diketahui bahwa thiazide ini mampu mencegah timbulnya batu ginjal jenis kalsium dengan mengurangi keluar nya kalsium di urin. Ini biasanya diberikan untuk orang yang sangat sering kambuh batu ginjal nya

Sediaan obat thiazide

Hydrochlorothiazide memiliki dua macam sediaan, yaitu kapsul dan tablet. Tabletnya memiliki 4 macam sediaan yaitu: 12.5, 25, 50 dan 100 mg / tablet. Untuk sediaan kapsul, memiliki sediaan 12,5 mg per tabletnya

Dosis obat thiazide

Obat hydrochlorothiazide untuk pencegahan batu ginjal biasanya dimulai dari dosis kecil yakni 12,5 mg dan bisa ditingkatkan dosisnya bertahap. Dokter urologi biasanya meresepkan untuk 1 bulan dan akan memantau hasil urin Anda. Akan dilihat apakah ada perubahan pH urin dan kandungan kalsium urin Anda

Kontraindikasi hydrochlorotihazide

Obat hydrochlorotihazide tidak direkomendasikan jika Anda mengalami riwayat alergi sebelumnya dengan obat ini sebelumnya.

Selain itu beberapa kondisi yang tak boleh meminum obat ini adalah

  • Gula darah tak terkontrol
  • Ada masalah keasaman darah
  • Masalah liver yang berat

Efek samping obat hydrochlorotihazide

Efek samping terberat adalah alergi, di mana Anda merasakan gata-gatal hebat, bibir bengkak, hingga gangguan pernapasan. Jika Anda mengalami efek seperti ini, segeralah ke dokter

Beberapa efek samping yang dapat terjadi adalah

  • Nyeri peru ringan
  • Sulit BAB
  • Mencret
  • Gangguan penglihatan
  • Jantung terasa berdetak tak beraturan
  • Gelisah
  • Obat paten hydrochlorotihazide untuk obat batu ginjal

Obat hydrochlorotihazide biasanya disingkat HCT tablet. Tetapi ada beberapa merk lain yang merupakan golongan obat paten antara lain: aquzide, dichlotride, esidrex, hydrochlorot, dan lain lain

Obat Renalof untuk obat batu ginjal

Renalof obat batu ginjal
Renalof sebagai obat batu ginjal herbal, diketahui bermanfaat untuk mengecilkan batu ginjal

Obat ini sangat sering diresepkan oleh dokter urologi. Merupakan salah satu golongan obat herbal yang berasal dari extract Agaropyron repens. Dilansir dari penelitian Brardi di Italy, obat ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak Agropyron repens dikombinasikan dengan obat potasium sitrat mampu mengurangi ukuran batu.

Selain itu, kombinasi obat Agropyron repens dan sitrat juga mampu untuk mengurangi jumlah asam urat yang keluar dari urin. Selain itu, penelitian dokter di Italy ini di dukung oleh penelitian di Iraq, bahwa ekstrak tumbuhan di atas mampu meperkecil ukuran batu.

Oleh karena itu, disarankan untuk mengkonsumsi obat ini dengan saran dari dokter karena diperlukan obat pendukung lain seperti tablet potasium sitrat untuk mengecilkan ukuran batu.

Sediaan obat renalof untuk obat batu ginjal

Obat renalof tersedia dalam sediaan tablet dengan dosis per tabletnya adalah 325 mg

Kontraindikasi obat renalof untuk obat batu ginjal

Saat ini, masih belum ada penelitian jelas pasien apa yang tak boleh diberikan obat renalof. Secara umum, obat ini pasti tidak boleh diberikan jika Anda mengalami ganggua hati yang berat, atau gagal ginjal stadium akhir

Efek samping obat renalof untuk obat batu ginjal

Tak ada efek samping yang berarti dari penelitian-penelitian terdahulu mengani efek obat ini. Tetapi, jika Anda mengalami gejala alergi seperti gatal-gatal, mual, muntah, dan sesak nafas saat konsumsi obat ini, sebaiknya segera di stop

Baca juga : cara alami mengobati batu ginjal

Cystone sebagai terapi batu

Cytone
Cystone sebagai obat batu ginjal, termasuk golongan obat herbal

Sama dengan obat renalof di atas, obat cystone ini juga tergolong obat herbal. Obat ini diproduksi perusahaan India bernama Himalaya. Ekstrak kandungan obat ini cukup banyak, antara lain :

  • Didymocarpus pedicellata 65 mg
  • Saxifraga ligulata 49 mg
  • Rubia cordifolia 16 mg
  • Cyperus scariosus 16 mg
  • Achyranthes aspera 16 mg
  • Onosma bracteatum 16 mg
  • Vernonia cinerea 16 mg
  • Hajrul yahood bhasma bubuk 16 mg
  • Dan isi lainnya antara lain Shilajeet, Ocimum sanctum, Tribulus terrestris, Mimosa pudica, Dolichos biflorus, Pavonia odorata, Equisetum arvense, Tectona grandis. Dosis

Dari penelitian terbaru, tampaknya masih belum jelas efek cystone untuk batu ginjal. Cystone diketahui tidak mengubah profil zat mineral yang keluar dari kencing. Selain itu, cystone juga tak mampu mengurangi ukuran batu.

Jika Anda ingin mengkonsumsi cystone, pastikan Anda mengkonsultasikan dengan dokter urologi Anda agar mendapatkan informasi yang lengkap tentang obat ini.

Obat potasium sitrat (cytrate), obat batu ginjal di apotik luar negeri

Obat ini sangat umum digunakan oleh dokter urologi luar negeri, sayangnya obat ini belum masuk ke Indonesia. Sudah banyak penelitian mengatakan bahwa obat ini bermanfaat untuk mencegah batu ginjal khususnya batu ginjal asam urat dan kalsium.

Obat ini juga sudah masuk ke dalam panduan penatalaksanaan batu ginjal oleh Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI).

Potasium sitrat diketahui sebagai obat yang membuat pH urin menjadi basa. Artinya apa, obat ini akan mencegah timbulnya batu asam urat yang biasanya terjadi di keadaan urin yang asam. Selain itu, obat ini juga mencegah timbulnya batu jenis kalsium.

Sebelum memutuskan membeli obat ini (artinya Anda harus membeli sendiri obat ini dari apotik luar negeri, atau membeli nya secara online), dokter urologi akan meminta Anda untuk memeriksa batu yang keluar dari tubuh Anda (baik dari hasil operasi, atau batu yang tak sengaja keluar dari urin).

Jika memang jenis batu Anda tergolong adalah batu asam urat atau batu kalsium, anda adalah kandidat tepat untuk mendapatkan obat ini.

Sediaan obat potasium sitrat

Obat ini memiliki 3 macam sediaan yakni 5 mEq/ tablet, 10 mEq / tablet, dan 15 mEq / tablet.

Dosis obat potasium sitrat untuk obat batu ginjal

Anda perlu memeriksakan berapa kadar sitrat urin Anda. Dokter urologi akan mengatur dosis obat ini berdasarkan kadar sitrat urin Anda

  • Jika sitrat urin kurang dari 150 mg/ hari : rekomendasi pemberian adalah 60 mEq/ hari (3 x 2 tablet)
  • Jika sitrat urin lebih dari 150 mg/hari : rekomendasi pemberiannya adalah 30 mEq/ hari (3×1 tablet)

Kontraindikasi obat potasium sitrat untuk obat batu ginjal

Beberapa kondisi medis yang tak boleh memakan obat ini antara lain adalah adalah alergi, tingginya kalium darah, gangguan pencernaan, dan menggunakan obat lain yang mengurangi kalium

Efek samping obat kalium sitrat untuk obat batu ginjal

Efek samping sangat ringan, biasanya termasuk mual, muntah, diare, nyeri perut.

Penutup

Berikut 6 obat yang sering digunakan untuk terapi batu ginjal. Anda perlu konsultasi ke dokter urologi agar dosis obat yang Anda minum tak salah. Selain mengobat batu ginjal, pencegahan batu ginjal adalah tindakan yang utama. Jangan lupa membaca juga cara alami mengobati batu ginjal di bagian lain artikel ini.

Referensi

  1. https://www.rmxlist.com/
  2. Erickson SB, Vrtiska TJ, Lieske JC. Effect of Cystone® on urinary composition and stone formation over a one year period. Phytomedicine. 2011 Jul 15;18(10):863-7. doi: 10.1016/j.phymed.2011.01.018. Epub 2011 Mar 17. PMID: 21419609; PMCID: PMC3925635.
  3. Brardi S, Imperiali P, Cevenini G, Verdacchi T, Ponchietti R. Effects of the association of potassium citrate and agropyrum repens in renal stone treatment: results of a prospective randomized comparison with potassium citrate. Arch Ital Urol Androl. 2012 Jun;84(2):61-7. PMID: 22908773.

Salam sehat

Dr Andika Afriansyah (dokter urologi bekasi)