Operasi varikokel — Varikokel merupakan pembesaran pembuluh darah di skrotum. Operasi varikokel, atau yang biasa disebut varikokelektomi, merupakan tindakan yang dilakukan untuk mengatasi vena-vena yang membesar tersebut.

Sebelumnya sudah kita bahas bahwa operasi varikokel hanya dokter urologi kerjakan jika ada

  • Nyeri pada skrotum
  • Adanya gangguan dan kelainan sperma
  • Permintaan pasien karena ingin masuk TNI atau polisi, ini terjadi karena varikokel sering membuat para calon pelamar TNI ataupun polisi tak lulus.

Prosedur operasi varikokel tersebut dilakukan untuk memperbaiki aliran darah yang sesuai ke organ reproduksi laki-laki, khususnya di area skrotum dan testis laki-laki.

Baca juga : gejala dan tanda varikokel

Operasi varikokel dengan mikroskop
Saat ini, operasi tercanggih untuk pengobatan varikokel adalah dengan mikroskop

Mengapa Operasi Varikokel Diperlukan?

Varikokel dalam skrotum seseorang dapat menghalangi aliran darah menuju sisa sistem reproduksi dalam hal ini testis. Skrotum adalah kantong yang mengandung testis laki-laki. Karena darah tidak dapat kembali ke jantung melalui vena-vena ini, kolam darah di skrotum dan vena akan menjadi menumpuk. Kejadian ini dapat menurunkan jumlah sperma yang ada di testis dan memengaruhi kesuburan pria.

Selain itu, varikokel juga terkadang membuat nyeri dan rasa tak nyaman di testis akibat penumpukan darah tersebut. Jika sudah terlampau mengganggu ada baiknya dilakukan operasi varikokel ini.

Pengalaman operasi varikokel, siapa saja yang membutuhkan operasi varikokel

Varikokel umum dijumpai pada 15 persen pria dewasa dan 20 persen laki-laki remaja. Pada umumnya, pasien tidak mengeluhkan adanya sakit, rasa tidak nyaman, ataupun gejala tertentu.

Apabila varikokel tidak menyebabkan rasa nyeri, dokter Anda mungkin akan menyarankan untuk membiarkannya agar menghindari risiko operasi. Namun, jika Anda merasakan nyeri, pembengkakan, ataupun rasa tidak nyaman lainnya, operasi varikokel dapat menjadi opsi yang tepat.

Bacaan lanjutan mengenai gejala varikokel silahkan klik disini

Varikokel lebih sering ditemui pada sisi kiri skrotum. Namun, varikokel yang terjadi pada sisi kanan lebih berpotensi berkembang menjadi massa ataupun tumor. Jika varikokel yang dimiliki berada di sisi kanan, dokter mungkin menyarankan untuk dilakukan operasi varikokel, sekaligus mengangkat pertumbuhan massa yang ada. Varikokel yang ada di kedua sisi juga merupakan salah satu indikasi operasi varikokel.

Infertilitas, atau kesulitan mempunyai anak, merupakan komplikasi yang sering dialami pasien dengan varikokel. Dokter akan merekomendasikan operasi varikokel apabila Anda juga mengalami kesulitan mendapatkan keturunan. Sperma yang tidak sehat, terutama pada laki-laki di akhir masa remaja, juga menjadi salah satu pertimbangan operasi.

Selain itu, prosedur ini juga cocok direkomendasikan apabila ada efek samping produksi testosteron yang menurun, seperti peningkatan berat badan dan gairah seksual yang menurun.

Baca juga : infertilitas pada pria

Persiapan sebelum menjalani operasi varikokel

Persiapan dan lama rawat operasi varikokel sangat bergantung dengan kebijakan rumah sakit tempat kamu menjalani operasi. Ada rumah sakit yang mengharuskan perawatan operasi varikokel menginap satu hari sebelum operasi dan pulang beberapa hari pasca operasi.

Akan tetapi, ada juga pperasi varikokel yang mengerjakan prosedur ini dengan sistem rawat jalan, atau one day care (ODC). Pasien tidak diharuskan dirawat inap di rumah sakit dan dapat pulang pada hari yang sama setelah tindakan selesai.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum tindakan varikokelektomi dilakukan adalah:

  • Beri tahu dokter Anda apabila Anda mengonsumsi obat-obatan, suplemen, vitamin, ataupun produk herbal apapun;
  • Hentikan penggunaan pengencer darah, seperti warfarin (Heparin) atau aspirin, untuk mengecilkan risiko perdarahan saat operasi;
  • Ikuti instruksi dokter Anda untuk berpuasa. Anda mungkin akan disuruh berpuasa selama 8-12 jam sebelum operasi dilakukan;
  • Pastikan Anda ditemani oleh seseorang yang dapat mengantar dan menjemput Anda dari rumah sakit. Ambil cuti dari kerja ataupun tanggung jawab lainnya yang membutuhkan Anda.

Ketika Anda sudah sampai di ruang operasi, terdapat serangkaian hal yang akan Anda lakukan. Hal-hal tersebut antara lain:

  • Anda akan diminta melepaskan pakaian Anda dan berganti menjadi pakaian rumah sakit;
  • Anda akan diminta berbaring di atas meja operasi dan diberikan bius/anestesi umum melalui intravena agar Anda tetap tertidur selama tindakan berlangsung;
  • Dokter yang mengoperasi akan memasukkan kateter ke kandung kemih untuk mengeluarkan urin selama Anda terlelap.

Operasi akan memakan waktu sekitar 2-3 jam. Setelah itu, Anda akan ditempatkan ke suatu ruangan untuk transit sampai Anda terbangun. Anda akan diminta menghabiskan waktu selama 1-2 jam sebelum dokter dapat memperbolehkan Anda pulang. Pastikan Anda telah mempunyai kendaraan untuk pulang dan tidak menyetir sendiri.

Jenis-jenis operasi varikokel

Terdapat beberapa jenis operasi varikokel, yakni:

Operasi laparoskopi

Operasi varikokel dengan laparoskopi merupakan prosedur yang paling sering dikerjakan. Operasi ini mengandalkan alat laparoskop yang mempunyai lampu kecil dan kamera. Dokter akan membuat beberapa sayatan kecil di perut bawah pasien.

Lalu, kamera akan dimasukkan melalui salah satu sayatan sehingga dokter dapat melihat langsung bagian dalam tubuh pasien melalui tayangan yang ditangkap kamera laparoskop. Selanjutnya, gas akan dimasukkan agar organ tampak lebih jelas. Setelah itu, dokter akan memasukkan instrumen bedah melalui sayatan lainnya dan memotong vena yang menyumbat aliran darah.

Bedah terbuka

Metode bedah terbuka yang dimaksud adalah operasi varikokel dengan melakukan sayatan besar. Dokter dapat melihat langsung kondisi organ tanpa bantuan alat. Namun, bedah terbuka menyebabkan pasien membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih karena ukuran luka sayatan yang besar.

Operasi varikokel dengan Microsurgery

Dokter bedah akan membuat luka di dekat skrotum sepanjang 2-3 cm dan menempatkan alat mikroskop yang mampu mengidentifikasi dan memvisualisasi pembuluh darah.

Dengan bantuan alat tersebut, dokter dapat mengetahui pembuluh darah vena yang membesar dan memotongnya untuk memberhentikan aliran darah yang buruk. Darah tersebut selanjutnya dapat mengalir ke vena yang masih normal sehingga meningkatkan fungsi testis.

Operasi varikokel mikroskop
Berikut adalah tempat sayatan bedah dan operasi varikokel menggunakan mikroskop

Saya sendiri lebih menyenangi operasi dengan mikroskop ini karena lebih teliti dan komplikasi lebih minimal dibanding operasi teknik lain

dr. Andika SpU

Simak video operasi varikokel dengan teknik mikro

Operasi varikokel (operasi dilakukan dengan rekaman dari mikroskop jadi pembuluh darah tampak besar) Copyright dr Prof. Cuneyd SEVINC, MD

Perawatan sehabis operasi varikokel

Selama proses penyembuhan Anda di rumah, Anda harus:

  • mengonsumsi segala obat-obatan ataupun antibiotik yang telah diresepkan oleh dokter;
  • mengonsumsi obat untuk menghilangkan rasa nyeri, seperti ibuprofen untuk mengatasi rasa sakit yang timbul setelah operasi;
  • mengikuti instruksi dokter dalam membersihkan luka sayatan bekas operasi;
  • mengompres skrotum dengan es selama 10 menit beberapa hari sekali untuk mengurangi pembengkakan pascaoperasi.

Selain itu, terdapat beberapa aktivitas yang harus Anda hindari sebelum dokter Anda memperbolehkannya, yakni:

  • Hindari berhubungan intim untuk dua minggu setelah operasi;
  • Hindari aktivitas berat atau mengangkat barang yang lebih dari 4.5 kg;
  • Hindari berenang, berendam, ataupun aktivitas lainnya yang menyebabkan skrotum Anda terendam di dalam air;
  • Hindari menyetir atau mengoperasikan mesin;
  • Hindari mengejan terlalu kencang saat buang air besar. Jika Anda mengalami sembelit atau kesulitan buang air besar, disarankan untuk mengonsumsi obat pencahar dapat menjadi pilihan yang tepat.

Efek samping operasi varikokelektomi

Segera temui dokter Anda apabila Anda menemui kondisi di bawah ini:

  • Cairan yang menumpuk di sekitar testis Anda (hidrokel);
  • Kesulitan buang air kecil atau mengosongkan kandung kemih;
  • Testis yang menciut (hipotrofi testis);
  • Ada tanda-tanda radang dari luka sayatan operasi Anda, seperti warna kemerahan, nanah, atau panas;
  • Pembengkakan tidak normal yang tidak kunjung merespons kompres es;
  • Infeksi;
  • Demam tinggi, 38ο C ke atas;
  • Mual dan muntah;
  • Nyeri di kaki atau kaki yang membengkak.

Prosedur ini dapat meningkatkan fertilitas atau kesuburan Anda dengan mengembalikan aliran darah yang sempat tertahan ke skrotum. Hal ini dapat meningkatkan jumlah sperma dan produksi testosteron.

Dokter akan melakukan uji analisis semen untuk mengecek seberapa besar kesuburan Anda yang meningkat. Varikokelektomi sering menghasilkan 60-80% perbaikan dari hasil analisis semen.

Biaya operasi varikokel

Biaya operasi varikokel berbeda-beda bergantung ketentuan masing-masing rumah sakit, lokasi, dan teknologi yang digunakan. Di Jabodetabek, Anda perlu merogoh kocek sekurang-kurangnya 10 juta. Bahkan, beberapa rumah sakit menawarkan tindakan di atas 34 juta. Hal yang patut diperhatikan adalah jangan lupa untuk menyiapkan minimal 10% tambahan dari dana tersebut sebagai dana tak terduga.

Referensi

Penulis adalah dokter spesialis urologi yang saat ini bekerja di RS Tiara Bekasi dan RS Mitra Bekasi Timur. Saat ini, dr. Andika Afriansyah, SpU tergabung sebagai anggota Urological Association of Asia (UAA)