Prostatitis dan radang kelenjar prostat – prostatitis atau radang kelenjar pengobatan saat ini meningkat jumlahnya di masyarakat. Kenapa hal ini terjadi? Salah satu hipotesis saya adalah meningkatnya jumlah laki-laki muda yang bersepeda. Sadel sepeda memberikan tekanan yang cukup tinggi ke area selangkangan sehingga mungkin hal ini yang meningkatkan banyaknya prostatitis yang datang ke saya sebagai dokter urologi.

prostatitis radang kelenjar prostat
Kelenjar prostat di pria dapat meradang dan membengkak, inilah yang dinamakan prostatitis

Berikut akan saya bahas mengenai prostatitis, mulai dari gejala dan tanda serta pengobatannya.

Jika kamu hobi bersepeda, kamu bisa juga baca postingan prostatitis dan bersepeda, apakah berhubungan?

Mengenal Kelenjar Prostat, Kelenjar Kecil Penghasil Mani

Prostat adalah kelenjar berukuran kecil, berbentuk seperti kacang walnut yang termasuk ke dalam sistem reproduksi pria. Prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum atau usus besar.

Prostat mengelilingi saluran kemih bawah (uretra) dan di sekitarnya terdapat otot-otot dan saraf. Fungsi dari kelenjar prostat adalah menghasilkan cairan semen yang berfungsi untuk memberikan nutrisi serta media transportasi untuk sperma.

Posisi prostat
Prostat merupakan kelenjar penghasil mani terletak tepat di bawah kandung kemih

Prostatitis, Penyakit Radang Kelenjar prostat

Prostatitis adalah adanya peradangan pada kelenjar prostat. Prostatitis dapat terjadi secara tiba-tiba atau secara perlahan. Selain itu, prostatitis juga dapat membaik dengan sendirinya maupun memerlukan pengobatan.

Prostatitis dikatakan masih belum jelas apa penyebabnya. Paling sering, otot dan saraf daerah pelvis atau panggul akan menyebabkan rasa nyeri karena adanya peradangan lokal yang berpengaruh terhadap sara-saraf di sekitarnya.

Infeksi bakteri juga dapat menjadi penyebab walaupun cukup jarang terjadi. Dibutuhkan beberapa langkah pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.

Prostatitis yang disebabkan oleh bakteri biasanya akibat dari urin yang mengandung bakteri mengalir kembali ke atas dari saluran kemih bawah atau uretra. Pada keadaan ini, akan dapat ditemukan bakteri pada urin, cairan prostat, atau darah.

Sedangkan prostatitis yang disebabkan oleh selain bakteri (nonbakterialis), biasanya dihubungkan dengan kondisi stress, iritasi atau peradangan pada saraf, dan adanya riwayat kerusakan atau infeksi pada saluran kemih sebelumnya.

Selain itu, prostatitis nonbakterialis juga dapat terjadi akibat reaksi tubuh terhadap infeksi atau kerusakan yang terjadi di masa lampau. Pada kondisi ini, tidak akan ditemukan adanya bakteri pada urin atau cairan semen.

Pria yang Rentan Prostatitis

Prostatitis atau radang kelenjar prostat dapat terjadi pada segala kelompok usia. Namun, lebih sering terjadi pada kelompok pria berusia 30 hingga 50 tahun.

Gejala Pria Terkena Prostatitis, Radang Prostat

Gejala yang dapat ditimbulkan oleh prostatitis adalah:

  • Demam
  • Menggigil
  • Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil (disuria)
  • Kesulitan dalam buang air kecil, seperti urin menetes atau menunggu beberapa detik sebelum urin keluar
  • Lebih sering ingin buang air kecil, biasanya pada malam hari (nokturia)
  • Rasa ingin buang air kecil yang sulit ditahan
  • Urin keruh
  • Urin bercampur darah
  • Nyeri saat buang air kecil, buang air besar, atau ejakulasi
  • Nyeri pada perut, selangkangan, atau punggung bawah
  • Nyeri di antara skrotum dan anus
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman pada penis atau testis
  • Ejakulasi yang terasa nyeri
  • Terdapat tanda dan gejala seperti flu (disertai dengan prostatitits bakterialis)

Baca juga : isi kuesioner index gejala prostatitis

Faktor Risiko Terjadinya Prostatitis, Radang Prostat

Faktor risiko terjadinya radang di kelenjar prostat atau disebut prostatitis, sebagai berikut:

  • Berusia muda atau paruh baya
  • Terdapat riwayat prostatitis sebelumnya
  • Terdapat infeksi pada kandung kemih atau saluran yang menyalurkan semen dan urin ke penis (uretra)
  • Terdapat riwayat trauma pada daerah pelvis, seperti kecelakaan saat bersepeda atau saat menunggangi kuda
  • Penggunaan kateter urinr
  • Memiliki kondisi HIV/AIDS
  • Pernah dilakukan biposi pada prostat

Jenis-jenis Prostatitis

Terdapat empat jenis prostatitis, yaitu:

Prostatitis kronik

Keadaan ini terjadi ketika gejala hilang timbul dalam kurun waktu beberapa bulan. Kondisi ini merupakan jenis paling umum dari prostatitis. Prostatitis kronik sangat mirip dengan prostatitis bakterialis, hanya saja ketika dilakukan pemeriksaan penunjang tidak ditemukan bakteri pada prostatitis kronik.

Prostatitis kronik bakterialis

Prostatitits kronik yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Pada kondisi ini, perlu diberikan tata laksana dengan antibiotik. Prostatitis ini sering terjadi pada pria dengan usia lebih tua. Beberapa pasien mengalami prostatitis kronik bakterialis setelah mereka mengalami infeksi saluran kemih atau prostatitis akut.

Prostatitis akut

Biasanya pada kondisi ini akan muncul tanda dan gejala prostatitis secara tiba-tiba. Hal ini jarang terjadi, tetapi lebih membahayakan dan membutuhkan pengobatan secara cepat dan tepat.

Prostatitis inflamatori asimptomatik

Prostatitis yang tidak menunjukkan tanda dan gejala sama sekali.

Pengobatan prostatitis, radang kelenjar prostat

Pada prostatitis, terdapat dua jenis tata laksana yang dapat diberikan, yaitu dengan medikamentosa atau obat-obatan atau dengan tindakan Penembakan Prostat dengna Gelombang Kejut atau Low-intensity Shock Wave Therapy (LISWT).

Obat-obatan Untuk Pengobatan Prostatitis

Obat-obatan yang mungkin akan diberikan apabila Anda mengalami prostatitis adalah:

  • Antibiotik

Apabila Anda diberikan antibiotik, maka disarankan untuk mengonsumsi antibiotik tersebut di waktu yang sama setiap harinya. Antibiotik harus dihabiskan walaupun tanda dan gejala sudah tidak muncul.

  • Alpha-blockers (obat penghambat alfa)

Jenis obat ini berfungsi untuk merelaksasikan otot di sekitar kelenjar prostat dan bagian dasar kandung kemih. Obat ini biasanya akan diberikan jika Anda mengeluhkan adanya kesulitan dalam buang air kecil.

  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)

OAINS diresepkan untuk Anda dengan tujuan memberikan rasa lebih nyaman. Obat ini bekerja sebagai antinyeri dan anti radang kelenjar prostat. Obat dapat merelaksasikan otot. Contoh obat pada golongan ini adalah aspirin dan ibuprofen.

Tembak Prostat dengan Gelombang Kejut (LISWT)

Selain obat-obatan, terdapat pilihan pengobatan lain yaitu dengan tindakan LISWT. Tindakan ini dilakukan dengan menggunakan alat yang tidak akan menimbulkan rasa sakit selama prosedur tanpa penggunaan anestesi atau bius lokal maupun umum.

Disfungsi ekreksi dengan gelombang kejut

Cara kerja dari LISWT ini adalah dengan meningkatkan aliran darah, memperbaiki jaringan yang rusak, dan mengurangi nyeri serta radang prostat penyebab prostatitis.

Untuk membantu proses pengobatan, Anda dapat melakukan beberapa langkah mudah seperti:

  • Menyeka daerah kemaluan dengan air hangat
  • Mengonsumsi air putih lebih banyak untuk membantu membuang bakteri melalui urin
  • Menghindari konsumsi makanan pedas, asam, minuman berkafein, atau minuman beralkohol
  • Menghindari aktivitas yang meningkatkan tekanan dan iritasi pada kelenjar prostat, seperti duduk terlalu lama atau bersepeda

Lama Pengobatan Prostatitis

Pengobatan prostatitis bergantung pada jenis prostatitis dan pengobatan yang digunakan. Pada prostatitis akut biasanya akan diberikan obat anti nyeri (OAINS) dan dapat pula diberikan antibiotik selama 2 hingga 4 minggu.

Pada kondisi prostatitis kronik, Anda akan diberikan antibiotik untuk waktu yang lebih lama, biasanya sekitar 4 hingga 12 minggu. Terkadang, gejala dapat muncul kembali dan Anda akan diresepkan antibiotik kembali.

Apabila gejala Anda tidak membaik, maka antibiotik dapat diresepkan dalam jangka waktu yang panjang dengan dosis rendah. Prostatitis akut bakterialis membutuhkan antibiotik selama 2 minggu. Beberapa pasien akan dianjurkan untuk dirawat inap dan diberikan antibiotik melalui selang infus.

Selain itu, jika terdapat keluhan buang air kecil, kateter akan dipasang pada saluran kemih Anda untuk membantu mengeluarkan urin.

Persentasi Keberhasilan Terapi Prostatitis, Radang Kelenjar Prostat

Prostatitis tidak selalu dapat terobati, akan tetapi gejala dapat diatasi dengan obat-obatan yang sudah disebutkan di atas. Pengobatan prostatitis harus terus dilanjutkan hingga tuntas, meskipun Anda sudah merasa gejala sudah membaik atau hilang.

Komplikasi Prosatitis Jika Pengobatan Salah

Komplikasi yang dapat terjadi akibat prostatitis yang merupakan radang kelenjar prostat adalah:

  • Infeksi bakteri pada darah (bakteremia)
  • Inflamasi (peradangan) pada saluran yang berada di belakang testis (epididymitis)
  • Prostat terisi pus (nanah)
  • Abnormalitas pada cairan semen, yang biasanya akan terjadi akibat prostatitis kronik
  • Kemandulan akibat prostatitis kronik
  • Tidak terdapat bukti bahwa prostatitis dapat menyebabkan kanker prostat

Sumber

  • National Health Service (NHS). Prostatitis. Diakses 20 Januari 2021
  • WebMD. Prostatitis. Diakses 31 Januari 2021

Dokter Andika adalah dokter spesialis urologi. Saat ini tergabung di International Society of Sexual Medicine (ISSM) dengan nomor ID ISSM.M.30933.

Sertifikat ISSM Andika Afriansyah
Bukti membership dr Andika Afriansyah, SpU di International Society of Sexual Medicine