Urine adalah produk sisa metabolisme tubuh dan dibentuk di ginjal untuk diekskresikan secara normal melalui buang air kecil. Pada mamalia, termasuk manusia, urine berbentuk cair sedangkan pada burung dan reptil, urin berbentuk padat atau setengah padat.

Sistem biologis yang berfungsi untuk memproduksi urine adalah sistem saluran kemih. Sistem saluran kemih sendiri terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Seperti apakah proses untuk membentuk urin itu sendiri?

Pengertian Urin

Menurut jurnal kesehatan, tubuh manusia terdiri dari ratusan sistem yang bekerja untuk membuatnya tetap sehat dan kuat. Salah satu sistem yang bekerja adalah saluran kemih yang beroperasi seperti sistem perpipaan.

 Ginjal, ureter, kandung kemih, dan komponen lainnya bekerja sama sebagai upaya untuk menghasilkan, menyimpan, dan mengeluarkan urin dari tubuh. Urin sendiri berasal dari sisa proses metabolisme tubuh.

Urine adalah cairan kotor manusia yang sebagian besar terdiri dari air (91 hingga 96%). Urine memiliki berat PH berkisar dari 5,5 hingga 7. Biasanya berwarna agak transparan hingga kuning.

Urine yang tidak berwarna dapat mengindikasikan overhidrasi sedangkan urin kuning tua dapat mengindikasikan dehidrasi. Hematuria (urin berdarah) dan melanuria (urin berwarna hitam atau gelap) adalah gejala yang mungkin timbul dari kondisi medis tertentu yang mendasari.

Urine yang diproduksi oleh orang dewasa yang sehat rata-rata sekitar 1,4 L dalam sehari. Jumlah urin yang dikeluarkan tergantung pada kesehatan dan kondisi medis seseorang.

Produksi urin yang berlebihan yaitu 2,5 L per hari disebut poliuria. Sebaliknya, kondisi yang membuat manusia memproduksi urine kurang dari 100 ml per hari disebut sebagai anuria. Selalu lakukan pemeriksaan jika ada yang tidak beres dengan aktivitas buang air kecil Anda.

Proses Memproduksi Urine

Menurut pakar kesehatan, proses yang mengarah pada pembentukan urin adalah filtrasi, reabsorpsi, dan sekresi tubular.

Dari ginjal, urin melewati ureter dan disimpan di kandung kemih. Ketika akan dikeluarkan dari tubuh, urin melewati uretra, berikut adalah beberapa organ yang memproses urine dalam tubuh :

Mengenali sistem saluran kencing
Organ yang terlibat dalam pembentukan dan pengeluaran urine adalah ginjal ureter dan kandung kemih

Ginjal

Manusia terlahir dengan dua ginjal yang bentuknya hampir sama seperti kacang. Masing-masing ginjal berukuran kira-kira sebesar kepalan tangan. Ginjal Anda terletak tepat di bawah kedua sisi tulang rusuk dan terus bekerja siang dan malam.

 Ginjal mengeluarkan urea dari darah melalui sistem penyaringan mikroskopis nefron. Ginjal juga menyaring kelebihan zat ion, bahan kimia, dan limbah metabolik lainnya. Terlepas dari apa yang Anda lakukan, ginjal Anda akan menyaring sekitar 120 hingga 150 liter darah masing-masing dan setiap hari.

Ureter

Setelah urin disaring, ureter membawanya turun dari ginjal dan ke kandung kemih. Setiap ginjal memiliki ureter yang terhubung ke kandung kemih. Anda tidak boleh melakukan aktivitas yang sekiranya menyebabkan infeksi pada ureter dan Anda harus menghindari menahan urine terlalu lama.

Kandung Kemih

Setelah urin dikosongkan ke dalam kandung kemih, urine bertahan sampai Anda merasakan keinginan untuk buang air kecil. Kandung kemih Anda terletak di perut bagian bawah dan memiliki kemampuan untuk berkontraksi dan mengembang agar sesuai dengan urin yang dikeluarkan.

 Ketika tiba waktunya untuk mengosongkan kandung kemih, otot akan mengontrol Anda untuk buang air kecil. Frekuensi buang air kecil tergantung pada tingkat hidrasi, produksi ginjal, dan ukuran kandung kemih.

Otot Sfingter

Untuk menghindari kebocoran kandung kemih, otot sfingter Anda harus tetap berkontraksi. Otot ini mempunyai bentuk melingkar dan memiliki kemampuan untuk menutup dengan sangat erat, hampir seperti memasang karet gelang di sekitar bukaan kandung kemih.

 Jika Anda mengalami masalah inkontinensia urine, kemungkinan besar Anda mengalami otot sfingter yang melemah. Inkontinensia urine adalah kondisi yang membuat Anda suka mengompol.

Cara mengatasi ngompol pada orang dewasa bisa dilakukan dengan melakukan latihan kegel dan memasang jadwal ke kamar mandi.

Saraf di Kandung Kemih

Saat Anda akhirnya merasakan keinginan untuk buang air kecil, saraf Anda di kandung kemih diaktifkan. Inilah yang memberi Anda rasa waspada, menandakan sudah waktunya untuk mencari toilet. Jika Anda memilih anak kecil, maka cobalah untuk memberi latihan seperti toilet training untuk anak.

Dengan toilet training, maka ketika saraf di kandung kemih ingin buang air kecil, anak bisa segera belajar ke kamar mandi. Hal ini bisa mengatasi ngompol malam hari pada anak (nokturnal enuresis).

Uretra

Setelah mendapat peringatan bahwa sudah waktunya untuk buang air kecil, urin Anda akan mengalir ke uretra dan keluar dari tubuh. Tubuh secara otomatis akan mengeluarkan air kecil jika dalam keadaan normal, tetapi terkadang dalam proses ini ada yang tidak beres.

Fakta Tentang Urine

Urine yang normal dan sehat adalah warna cokelat pucat atau kuning bening. Urine yang berwarna lebih kuning gelap menunjukkan bahwa Anda membutuhkan lebih banyak air.

Warna urine yang lebih gelap dan kecoklatan bisa berarti ada masalah hati atau dehidrasi parah. Sementara urine yang berwarna merah menandakan ada darah dalam urin. Anda bisa melakukan tes urine untuk menguji kesehatan Anda.

 Selain fakta mengenai warna urine, berikut adalah fakta penting lainnya tentang urine atau sistem saluran kemih yang perlu Anda ketahui:

Ginjal Adalah Organ Terpenting

Organ terpenting dari sistem saluran kemih adalah ginjal, yang terletak di bawah tulang rusuk tengah punggung. Fungsinya untuk mengeluarkan urea dari darah dan memasukkan urin ke dalam kandung kemih.

Ureter Memungkinkan Urin Mengalir

 Ureter adalah tabung tipis yang berfungsi sebagai penghubung antara ginjal dan kandung kemih. Ureter  terbentuk dari otot yang berkontraksi dan mengembang untuk memungkinkan urin mengalir setiap 10 atau 15 menit.

Kandung Kemih, Organ Untuk Menyimpan Urine

Di bagian panggul, Anda dapat melihat struktur berlubang dalam bentuk balon yang disebut kandung kemih. Fungsinya untuk menyimpan urine hingga menerima sinyal otak untuk menghilangkan limbah ini, melalui uretra.

Kandung Kemih Bisa Menampung ½ Liter Urin

 Kandung kemih dapat menyimpan hampir setengah liter urin selama 2 sampai 5 jam tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman. Di pintu keluar kandung kemih, ada otot yang disebut sfingter yang menutup dengan kuat untuk menghindari kebocoran spontan.

Komposisi Urin 95%nya Adalah Air

Urine terdiri dari 95% air, sisanya adalah 2,5% urea dan 2,5% garam, mineral, dan enzim lain yang diproduksi dalam  tubuh ketika badan dalam keadaan normal.

Ada Dua Fungsi Ginjal

Jika salah satu ginjal mengalami kerusakan maka fungsi dan tugasnya bisa ditanggulangi dengan ginjal yang masih sehat. Ginjal lain memiliki kapasitas tumbuh 50% dalam waktu dua bulan dan mulai melakukan fungsi filtrasi ginjal yang telah rusak.

Protein urine adalah salah satu hal yang menyebabkan ginjal pada manusia rusak. Protein terlalu tinggi pada urin bisa jadi karena efek samping dari obat.

Ingat, jika Anda mengalami nyeri atau masalah saat buang air kecil, Anda harus berkonsultasi dengan dokter, karena gejala ini bisa menjadi tanda dari beberapa kondisi medis yang memerlukan perawatan tepat waktu.

Konsultasikan keadaan Anda dengan dokter jika Anda memiliki keluhan seperti pendarahan saat buang air kecil, ada sensasi terbakar atau nyeri ketika sedang buang air kecil, kaki bengkak, kebocoran urin atau  dan sebagainya.